Leave a comment

BABY LOVE / CHAPTER 2


Title : Baby LOve

Author : SItahELForever as Kim Kirara

Rating : PG14.

Genre : Romance and all of Genre

Casts : Kang Hana, Kim Kyujong (SS501), Kim Yoobin (WONDERGIRL), Kim Hyeoyeon (SNSD), Hwang Chansung (2PM), Eli (UKISS), Tiffany (SNSD), Kim Kirara, Thunder (MBLAQ), T.O.P (BIGBANG), MIR (MBLAQ) and the others cameo.

Part 2

“begini saja, bagaimana jika Hana tinggal disini, di rumah ku sampai dia selesai sekolah? Aku akan membiayai semua kebutuhannya bila kau mau?”

Seluruh penghuni rumah terdiam dan memandangi Mun wa ahjussi.

“ayah!” Ahra ahjumma dan Kyujong kaget dengan perkataan suami dan ayah nya.

“tenang saja, karena Hana penurut dan baik, saya rasa, kita bisa berhubungan baik dengan nya. Tak apa apa kan?” Mun wa ahjussi menoleh ke belakang ke arah istri dan anaknya.

“i..iya.. tapi.” Ahra ahjumma terlihat agak ragu.

“kalau ayah setuju sih, aku oke saja..” ujar Kyujong seadanya sambil menyilangkan kedua tangan.

‘i..itu.. itu adalah kata kata yang kutunggu tunggu.’ Hana menggenggam kedua tangannya di depan mulutnya dengan mata berkaca kaca bahagia.

“yah, tak ada salahnya membalas budi pada sahabat.” Gumam Ahra ahjumma sambil mengangguk angguk.

“maaf, tapi saya tidak mau merepotkan seperti itu.” Eomma Hana maju ke tengah tengah dan menolak dengan panik.

“tidak apa apa..”

“AKU TIDAK SETUJU!”

“Kira!?” ujar Mun wa ahjussi dan Kyujong juga Ahra ahjumma.

‘ah, ini dia masalahnya!’ gumam Hana dalam hati.

“jangan memutuskan seenaknya tanpa membicarakan terlebih dahulu, aku kan punya kepentingan juga.” Ujar Kira tak terima.

“kamu judes sekali sih? Adikku tidak boleh begitu.” Kyujong berjalan mendekati Kira dan mengacak ngacak kepalanya.

“kita kan tidak punya kamar kosong, jadi dia mau tidur dimana?”
“kau kan bisa berbagi dengannya, setengah tahun lagi kamarku juga akan kosong.” Ujar Kyujong.

‘EH?’ alis Hana bertaut.

“aku yakin, kau akan mengatakannya, tapi setengah tahun terlalu lama, aku ga mau!!”

‘EH?’ dahi Hana mengerut.

Hana mengerutkan dahinya lebih parah karena bingung mendengar perkataan kedua kakak beradik itu.

“ko..ko..kosong? maksudnya?” tanya Hana bingung.

Kyujong menghentikan mengacak ngacak rambut Kira yang sudah marah dan menatap Hana.

“oh itu, aku akan masuk klub basket profesional, jadi setelah masuk SMU, aku mau pindah ke asrama.” Jelasnya.

“oh..” gumam Hana sebentar..

2 detik
5 detik
5,01 detik..

“UAAAPPPPPPPPAAAAAAAAAAA?!!!!!!!!!!” wajahnya berubah seperti setan dan mendekati Kira dan Kyujong dengan tiba tiba, sehingga membuat mereka mundur beberapa langkah dengan cepat dan kaget.

Sedetik kemudian raut wajahnya berubah tenang.

“oh, begitu.”

“HAH! i..i..ya..” gumam Kyujong takut.

Dia mengelus dadanya yang kaget karena melihat wajah Hana yang seperti setan tadi.

‘apa tadi Cuma halusinasiku ya? Wajah persis seperti hantu.’ Gumam Kyujong dalam hati.

~~~~~~~~

‘SHUHEI MAU KELUAR DARI RUMAH INI?!! KENAPA AKU TIDAK TAHU?!!’ Hana terus menerus bertanya dalam hati saat mengantarkan kepergian eommanya yang ikut pesawat berikutnya.

“baiklah, aku mengalah pada keinginanmu yang kuat itu. Tapi kau harus paham.. sekali saja kau buat masalah, eomma akan membawamu dengan paksa ke amerika. Araseo?” ujar eomma Hana mengingatkan anak semata wayangnya itu.

Hana mengangguk sopan dan tersenyum.

Tak lama taksi penjemput eommanya datang dan membawa eomma nya segera ke bandara.

~~~~~~

“Hana! Setelah meletakan itu turun lah ke sini, ya?” ujar Ahra ahjumma.
“nde, ahjumma!”

Hana berjalan pelan menuju ke kamar Kira yang kini akan menjadi kamarnya juga. Dia menaikki tangga yang menuju ke kamar Kira dengan perlahan.

“senang ya, kamu bisa tinggal.”

Hana tersentak dan mendongak. Kyujong tengah berdiri dan bersandar di puncak tangga, menunggu dirinya.

“ah, Kyujong oppa. Nde.”

“maaf, semalam kukira kau sudah.. aku tidak menyangka kau masih SMP. Mianhae.”

“ah, aniyo oppa. Gwencanayo, aku sudah terbiasa kok.”

“kalau begitu, mulai sekarang kita harus seperti saudara, ngomong ngomong, apa kita pernah bertemu?”

Deg~!

Jantung Hana tiba tiba berhenti berdetak. Dirinya teringat akan masa lalu saat dirinya mengungkapkan rasa cintanya pada Kyujong dan di tolak.

Cepat cepat Hana menggeleng, berusaha agar Kyujong tidak mengingat bagian memalukan saat dirinya menyatakan cinta dulu.

“aah! Iya,, waktu kalian sekeluarga datang kerumah, dan.. eung kita mengadakan pesta barbeque.”

Kyujong menggeleng.

Deg~!

‘dia mengingatnya, tidak!’ wajah Hana berubah merah.

‘kumohon tuhan, jangan sampai dia mengingatnya.’

Hana berdoa dengan sepenuh hati sambil, menutup matanya rapat rapat.

“eung, sepertinya kau.. ah! Sudahlah! Aku tidak ingat.” Alih Kyujong yang sudah melupakan.

“hosh! HAH!” Hana menghela nafas lega dan tersenyum.

“eung, kau kenapa?”

“aaah, ah, aniyo oppa aniyo..” ujar Hana panik.

“oh, yasudah, meski Cuma 6 bulan, kuharap kita bisa akrab ya!” kata Kyujong sambil tersenyum manis semanis kembang gula.

Hana terpana dan mengangguk.

“nde, oppa.”

~~~~~

BLAM..

“huh!”

Hana mendesah kesal dan bersender di pintu yang baru saja di tutupnya.

‘padahal sudah susah payah aku tinggal disini, ternyata setengah tahun lagi Kyujong oppa akan pergi. Padahal kupikir aku bisa terus tinggal dan kemudian menjalin hubungan dengannya.’ Hana mengacak ngacak rambutnya dan kemudian berteriak.

“UHHH.. rencanaku jadi kacau!”

“rencana apa?”

Deg~!

Hana spontan merunduk bak tentara yang akan di serang ketika mendengar suara aneh di belakangnya. Dia berbalik perlahan dan memandangi situasi di belakangnya.

“oh, Kira? Maaf merepotkan.” Ujarnya ketika mengetahui bahwa Kira sudah berhenti di belakangnya dengan tidak senang.

Kira melipat kedua tangannya di depan dada dan memandang kesal ke arah Hana.

Kira mendengus.

“Huh! Dasar penumpang.” Sesudah mengatakan hal itu dia berbalik pergi dengan angkuh.

Hana hanya tersenyum. Sinis lebih tepatnya.

“jadi kau memilih menjadi musuhku?”

Tap.,

Langkah Kira terhenti dan dia kembali berbalik.

“heh? Maksudmu?”

Hana melipat kedua tangannya dan bersandar santai di sebuah meja belajar.

“huh! Kau kira aku akan begitu saja takut dengan cemoohanmu itu hah? Sayang sekali tidak. Asal kau tahu saja, aku akan menggunakan segala cara untuk bisa tinggal di rumah ini walau itu akan membuat mu rugi? Aku tidak peduli.” Hana berjalan perlahan ke arah Kira yang kaget dengan sifat asli Hana yang mengerikan itu.

“sepertinya, kau sama dengan ku, tidak punya hak bicara di rumah ini.”

Hana meraih sejumput rambut Kira dan meremasnya di tangan kanannya.

Kira tersentak dan mundur menabrak tempat tidur tingkatnya.

“aa.. aa. Apa maksudmu? Ada apa denganmu? Kenapa sifatmu tiba tiba seperti ini? Kau hanya berpura pura bersikap manis untuk..”

“tidak! Sama sekali tidak. Aku hanya akan membalas apa yang akan terjadi. Seperti mata di balas mata dan gigi dibalas gigi begitu pula dengan perasaan baik dibalas perasaan baik dan perasaan buruk dibalas perasaan buruk. Kau mengerti?” Hana menjatuhkan sejumput rambut Kira dengan kasar dan berbalik dengan senyuman iblis.

Kira bergetar dan takut.

“eomm.. eomma!! Appa!!!” teriaknya kemudian. Kira melangkahkan kakinya cepat keluar dari kamar itu sebelum akhirnya perkataan Hana membuatnya berhenti.

“Park Sanghyun? Thunder?” ujar Hana santai sambil merebahkan dirinya di tempat tidur.

Kira berhenti dan mengangkat wajahnya yang tadi menunduk.
“apa?” dia berbalik menatap Hana yang tersenyum.

“namja yang kau sukai bukan?” ucapnya santai sambil memegang foto seorang namja yang bernama Park Sanghyun atau lebih sering dipanggil Thunder.

Wajah Kira seketika berubah merah dan berlari kencang ke arah Hana untuk merebut foto itu.

“darimana kau..”

“hohoho, aku tahu segalanya tentang rumah ini. Dari sifat ahjussi yang baik hati, ahjumma yang penuh perhitungan, dan juga kelemahan mu. Aku tahu semuanya. Untung ahjussi adalah sahabat appa, kalau tidak aku tidak mungkin bisa tinggal disini.” Hana tersenyum dan bangkit ke arah Kira yang terpaku diam.

Kira tidak bersuara, dan masih terkejut dengan perkataan Hana barusan.

“apa.. ja.. ja.. di. Apa tujuan mu?” tanya Kira tidak percaya.

Hana maju selangkah lagi mendekati Kira dan memegang bahunya.
‘ya tuhan..’ batinnya.

‘permohonanku hanya satu, berikan padaku hati Kyujong oppa’ ungkapnya dalam hati sembari menatap Kira penuh harapan.

Kemudian dia tersenyum. Dan mengambil nafas..

“sangat mudah, ketika aku sudah berumur 18 tahun, aku ingin menikah dengan Kyujong oppa.”

To be continue

A/N : mianhae kalo sedikit ngaco, karena author membuatnya pas jam 11 malam dan dengan terburu buru karena belum menyiapkan peralatan untuk sekolah hari pertama di SMU besok. Mianhae. Bye, tunggu episode berikutnya ya!!

cr:elftriples

About azuhra

Hi... :) I'm just a little girl in a big world. I'm Indonesian. Nice to meet you all. I heart you all. Oh, i forget it, i'm moslem. and i'm not a terorist!!! there's no moslem is terorist. terorists aren't moslem. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: